Peserta Lomba Lari ini Berdo’a Bukan untuk Menang, Tapi…

Hikmah dari sekelumit kisah

 

Suatu hari seorang anak sedang mengikuti sebuah lomba lari.

Sebelum pertandingan dimulai Anak kecil itu menundukkan kepala *memanjatkan doa.*

Pertandinganpun dimulai, ternyata qodarulloh ia peserta yang pertama kali mencapai garis finish dan keluar sebagai juara.

Kemudian, Saat pembagian hadiah, ketua panitia bertanya: *”Hai jagoan…, kamu pasti tadi berdoa agar kamu menang yaa???”*

Anak itu menggeleng….: “Bukan pak….., *rasanya tidak adil berdoa untuk bisa mengalahkan orang lain.*

*Aku hanya berdoa supaya tidak menangis kalau aku kalah…..”*

Semua hadirin terdiam mendengar itu….

Setelah beberapa saat, terdengarlah gemuruh tepuk tangan yang memenuhi ruangan.

Permohonan anak ini merupakan *DOA YG LUAAARR BIASAAA*….

Dia tidak meminta kepada Alloh utk mengabulkan semua harapannya, namun ia berdoa agar *diberikan kekuatan untuk menghadapi apapun yang terjadi..*

Berbeda dengan kita, Seringkali kita berdoa pada Alloh untuk mengabulkan setiap permintaan kita. segala sesuatu yang kita inginkan berharap agar Alloh mengabulkannya, termasuk dalam sebuah perlombaan, mungkin yang akan kita lakukan adalah berdo’a agar di menangkan, berdoa untuk menjadi juara dalam lomba tersebut, betul kan, hehe

Kita meminta agar Alloh menghalau setiap halangan yang ada di depan mata. kita meminta agar kita bisa mengalahkan pesaing kita yang lainnya, dan kita lupa, bahwa kita harus menggantungkan segala sesuatu kepada Allah, sehingga ketika kenyataan tidak seperti yang kita doakan, kita merasa kecewa, merasa putus asa.

Tidak salah memang, namun bukankah semestinya yang kita butuhkan adalah bimbingan dan hikmah-Nya untuk dapat mengerti rencana-Nya, terutama saat kita mengalami kegagalan dan kekalahan?

*Seharusnya kita berdoa meminta kekuatan untuk bisa menerima keputusanNYA sebagai yang terbaik dalam hidup, sekalipun mungkin itu sangat tidak menyenangkan.* karena, kita tidak tau mana yang terbaik untuk kita, kita tidak tau apa yang akan terjadi kedepannya, sedangkan Allah maha mengetahui apa yang terbaik untuk kita, Allah mengetahui apa yang akan terjadi ke depannya. Jadi kita harus belajar dari kisah tersebut, agar kita berdoa bukan untuk menang, tpi berdoa untuk di kuatkan dengan hasil yang Allah berikan untuk kita, karena mungkin memang itu yang terbaik untuk kita, apapun hasilnya, memang atau kalah, itulah yang terbaik untuk kita.

*Berdoa untuk menang itu biasa*, tapi *berdoa untuk bisa menerima yg terbaik dariNYA saat kita kalah itu Luaarrr Biasaa*

Karena tidak setiap kemenangan menjadikan kita insan yg mulia.

Semoga kita bisa lebih baik dan lebih bermanfaat.

*Robbana Taqobbal Minna*
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *