Hakekat Kesombongan

Al hadist.com – Hakekat Kesombongan

ุนู† ุนุจุฏุงู„ู„ู‡ ุจู† ู…ุณุนูˆุฏ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ ู‚ุงู„ุŒ ู‚ุงู„ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…
ู„ูŽุง ูŠูŽุฏู’ุฎูู„ู ุงู„ู’ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉูŽ ู…ูŽู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ูููŠ ู‚ูŽู„ู’ุจูู‡ู ู…ูุซู’ู‚ูŽุงู„ู ุฐูŽุฑู‘ูŽุฉู ู…ูู†ู’ ูƒูุจู’ุฑู ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุฌูู„ูŒ ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ุฑู‘ูŽุฌูู„ูŽ ูŠูุญูุจู‘ู ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽูƒููˆู†ูŽ ุซูŽูˆู’ุจูู‡ู ุญูŽุณูŽู†ู‹ุง ูˆูŽู†ูŽุนู’ู„ูู‡ู ุญูŽุณูŽู†ูŽุฉู‹ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ุฌูŽู…ููŠู„ูŒ ูŠูุญูุจู‘ู ุงู„ู’ุฌูŽู…ูŽุงู„ูŽ ุงู„ู’ูƒูุจู’ุฑู ุจูŽุทูŽุฑู ุงู„ู’ุญูŽู‚ู‘ู ูˆูŽุบูŽู…ู’ุทู ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณู

Diriwayatkan dari Abdullah bin Masโ€™udย radhiyallahu โ€˜anhuย dari Nabiย shalallahu โ€˜alaihi waย sallam, beliau bersabda,
โ€œTidak akan masuk surga seseorang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan sebesar biji sawi.โ€ย Ada seseorang yang bertanya, โ€œBagaimana dengan seorang yang suka memakai baju dan sandal yang bagus?โ€ Beliau menjawab,ย โ€œSesungguhnya Allah itu indah dan menyukai keindahan.ย Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain.โ€œย (HR. Muslim no. 91)

Pelajaran yang terdapat di dalam hadist:

1- An Nawawiย rahimahullahย berkata, โ€œHadist ini berisi larangan dari sifat sombong yaitu menyombongkan diri kepada manusia, merendahkan mereka, serta menolak kebenaranโ€ (Syarah Shahih Muslim Imam Nawawi, II/163, cet. Daar Ibnu Haitsam)

2- Kesombongan ada dua macam, yaitu sombong terhadapย al haqย dan sombong terhadap makhluk. Hal ini diterangkan oleh Nabiย shallallahu โ€˜alaihi wa sallamย pada hadist di atas dalam sabda beliau, โ€œsombong adalah menolak kebenaran dan suka meremehkan orang lainโ€.ย Menolak kebenaran adalah dengan menolak dan berpaling darinya serta tidak mau menerimanya. Sedangkan meremehkan manusia yakni merendahkan dan meremehkan orang lain, memandang orang lain tidak ada apa-apanya dan melihat dirinya lebih dibandingkan orang lain. (Syarh Riyadus Shaalihin, II/301, Syaikh Muhammad bin Shalih al โ€˜Utsaimin, cet Daar Ibnu Haitsam)

Tema hadist yang berkaitan dengan Al-Quran:

1- Sebagian salaf menjelaskan bahwa dosa pertama kali yang muncul kepada Allah adalah kesombongan.

ูˆูŽุฅูุฐู’ ู‚ูู„ู’ู†ูŽุง ู„ูู„ู’ู…ูŽู„ุงูŽุฆููƒูŽุฉู ุงุณู’ุฌูุฏููˆุง ู„ุฃูŽุฏูŽู…ูŽ ููŽุณูŽุฌูŽุฏููˆุง ุฅูู„ุงู‘ูŽ ุฅูุจู’ู„ููŠุณูŽ ุฃูŽุจูŽู‰ ูˆูŽุงุณู’ุชูŽูƒู’ุจูŽุฑูŽ ูˆูŽูƒูŽุงู†ูŽ ู…ูู†ูŽ ุงู„ูƒูŽุงููุฑููŠู†ูŽ

โ€œDan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: โ€œSujudlah kalian kepada Adam,โ€ maka sujudlah mereka kecuali Iblis;ย ia enggan dan takabur (sombong)ย dan ia termasuk golongan orang-orang yang kafirโ€œ (QS. Al Baqarah:34)

2- Sikap seorang muslim terhadap setiap kebenaran adalah menerimanya secara penuh.

ูˆูŽู…ูŽุงูƒูŽุงู†ูŽ ู„ูู…ูุคู’ู…ูู†ู ูˆูŽู„ุงูŽู…ูุคู’ู…ูู†ูŽุฉู ุฅูุฐูŽุง ู‚ูŽุถูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุฑูŽุณููˆู„ูŽู‡ู ุฃูŽู…ู’ุฑู‹ุง ุฃูŽู† ูŠูŽูƒููˆู†ูŽ ู„ูŽู‡ูู…ู ุงู„ู’ุฎููŠูŽุฑูŽุฉูŽ ู…ูู†ู’ ุฃูŽู…ู’ุฑูู‡ูู…ู’ ูˆูŽู…ูŽู† ูŠูŽุนู’ุตู ุงู„ู„ู‡ูŽ ูˆูŽุฑูŽุณููˆู„ูŽู‡ู ููŽู‚ูŽุฏู’ ุถูŽู„ู‘ูŽ ุถูŽู„ุงูŽู„ุงู‹ ู…ู‘ูุจููŠู†ู‹ุง

โ€œDan tidaklah patut bagi mukmin laki-laki dan mukmin perempuan, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka.โ€ (QS. Al-Ahzab: 36)

3- Sikap seorang muslim tidak boleh meremehkan yang lain.

ูˆูŽู„ุงูŽ ุชูุตูŽุนู‘ูุฑู’ ุฎูŽุฏู‘ูŽูƒูŽ ู„ูู„ู†ู‘ูŽุงุณู ูˆูŽู„ุงูŽ ุชูŽู…ู’ุดู ูููŠ ุงู„ู„ุฃูŽุฑู’ุถู ู…ูŽุฑูŽุญุงู‹ ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‡ูŽ ู„ุงูŽ ูŠูุญูุจู‘ู ูƒูู„ู‘ูŽ ู…ูุฎู’ุชูŽุงู„ู ููŽุฌููˆู’ุฑู

โ€œDanย janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong)ย dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.โ€ (QS. Luqman:18)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.