Belajar Dari Captain Afwan

Bismillah

BELAJAR DARI CAPTAIN AFWAN

Pilot yang membawa pesawat SJ Sriwijaya 182 dan mengalami kecelakaan di perairan kepulauan Seribu

Dipesan Terakhirnya melalui Status WA beliau bilang:

“Setinggi Apapun Aku Terbang Tidak Akan Mencapai Syurga bila tidak Shalat Lima Waktu”

Sungguh akhir hidup yang indah memberikan pesan dan kesan yang indah

Hal ini mengajarkan kepada kita untuk Posting,Komentar Postingan Orang Lain,dan berkata-kata yang baik

Karena bisa jadi itu adalah Postingan,Komentar,dan Kata kata terakhir kita

Bagian terakhir lah yang akan dikenang banyak orang

Bagian terakhir lah yang menjadi Do’a banyak orang

Seburuk apapun hidupmu ketika akhir hidupmu meninggalkan kebaikan maka orang akan mengenal mu sebagai orang baik

Sebaik apapun hidupmu ketika akhir hidupmu melakukan keburukan maka orang akan mengenal mu sebagai orang yg buruk

Terus lah Berbuat, berkata-kata, posting, komentar, bahkan lihat konten yg baik baik saja.Karena bisa jadi bagian itu adalah bagian cerita akhir hidupmu

#copas
Beberapa Fakta dari Kapten Afwan rahimahullah, Pilot Pesawat Sriwijaya SJ-182 yang jatuh di Kepulauan Seribu

1. Beliau adalah ahlussunnah/ salafiyyin dan anak beliau sekolah di salah satu mahad sunnah di Bogor
2. Beliau adalah “Urang Awak” alias orang Padang. Beliau merupakan warga Nagari Sungai Jambu, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar).
3. Menurut istrinya selama 15 tahun belakangan baru kali ini Uda Afwan pergi tergesa-gesa dan memakai baju yang tidak disetrika
4. Beliau sempat meminta maaf kepada anak-anak dan keluarganya
5. Tidak seperti biasanya begitu tiba di bandara pada sabtu (9/1) Kapten Afwan langsung video call kepada anak-anaknya.
6. Beliau adalah orang yang taat beragama, sholeh dan rendah hati.
7. Beliau terkenal sangat dermawan dan rajin sedekah serta sering membantu sesama
8. Beliau sempat menjadi bendahara masjid dan mantan ketua RT setempat. Beliau sering memberi tausyiah dalam setiap kegiatan keagamaan di lingkungan komplek
9. Jika melihat pramugari beliau menundukkan kepalanya/ pandangannya
10. Jika lagi tidak terbang kebiasaan beliau di rumah setiap pagi selalu mendengarkan lantunan ayat suci alquran dan sering memberikan tausiyah kepada keluarga.
11. Pilot yang identik dengan peci putih ini adalah orang yang sangat memperhatikan shalat, bahkan beliau tidak bersedia terbang dihari jumat karena beliau tidak mau ketinggalan shalat jumat meski sekali saja.
12. Disampaikan pemilik akun twitter Agung Rahmadi “Waktu itu beliau Capt Afwan meminjam charger di saat aku tertidur di malam hari. Dan menuliskan sebuah surat mengingatkanku jangan lupa salat subuh,”
13. Kapten Afwan sering buru-buru turun pesawat untuk mengejar waktu shalat

Demikian fakta-fakta tentang beliau yang bisa saya kumpulkan, semoga kebaikan-kebaikan beliau bisa jadi teladan bagi kita yang masih tinggal di alam yang bergelimang fitnah ini.

Semoga Allah mengampuni dosa-dosanya semoga Allah menerima seluruh amal ibadahnya, semoga husnul khotimah.. juga doa yang sama buat seluruh penumpang dan awak pesawat muslim korban kecelakaan tsb.. Aamiin

Selamat jalan Capt, semoga engkau syahid insya Allah..

✍ Alex abu Usaid.

——–

One thought on “Belajar Dari Captain Afwan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *