Khutbah Jum’at : menuju kejayaan umat

Menelisik sebab-sebab kesalahan umat

ุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ูŠูƒู… ูˆุฑุญู…ุฉ ุงู„ู„ู‡ ูˆ ุจุฑูƒุงุชู‡

ุฅู† ุงู„ุญู…ุฏ ู„ู„ู‡ ู†ุญู…ุฏู‡ ูˆู†ุณุชุนูŠู†ู‡ ูˆู†ุณุชุบูุฑู‡ ูˆู†ุนูˆุฐ ุจุงู„ู„ู‡ ู…ู† ุดุฑูˆุฑ ุฃู†ูุณู†ุง ูˆู…ู† ุณูŠู‘ูุฃุชู ุฃุนู…ุงู„ู†ุง
ู…ูŽู† ูŠู‡ุฏู‡ ุงู„ู„ู‡ ูู„ุงู…ูุถูู„ู‘ูŽ ู„ูŽู‡ ูˆูŽู…ู† ูŠูุถู’ู„ูู„ู’ู‡ู ููŽู„ูŽุงู‡ูŽุงุฏููŠูŽ ู„ูŽู‡
ุฃุดู‡ุฏ ุฃู† ู„ุง ุงู„ู‡ ุฅู„ุง ุงู„ู„ู‡ ูˆุญุฏู‡ ู„ุง ุดุฑูŠูƒ ู„ู‡ ูˆุฃุดู‡ุฏ ุฃู† ู…ุญู…ุฏุง ุนุจุฏู‡ ูˆ ุฑุณูˆู„ู‡
ุงู„ู„ู‡ู… ุตู„ ูˆุณู„ู… ูˆุจุงุฑูƒ ุนู„ู‰ ุณูŠุฏู†ุง ู…ุญู…ุฏ ูˆุนู„ู‰ ุฃู„ู‡ ูˆุตุญุจู‡ ุฃุฌู…ุนูŠู†
ุฃู…ุง ุจุนุฏ. ููŠุงุนุจุงุฏ ุงู„ู„ู‡ ุฃูˆุตูŠูƒู… ูˆู†ูุณู‰ ุจุชู‚ูˆู‰ ุงู„ู„ู‡

JAMAโ€™AH YANG KAMI HORMATI โ€ฆ..

Pertama marilah kita senantiasa bersyukur kepada Allah Taโ€™ala, atas niโ€™mat-niโ€™mat-Nya, shalawat dan salam mudah-mudahan senantiasa tercurah kepada Rasulillah shalallahu โ€˜alaihi wasalam.

Selanjutnya marilah kita meninggakatkan ketaqwaan kita kepada Allah, dengan mengerjakan perintah-perintah-Nya demi mengharap ridha dan Jannah-Nya, serta menjauhi segenap dosa dan maโ€™syiat karena takut terhadap ancaman dan siksaan-Nya.

JAMAโ€™AH YANG KAMI HORMATI โ€ฆ..

Kalau kita menyimak kondisi kaum muslimin secara umum dewasa ini. Kita akan menemukan kondisi yang sangat memprihatinkan, baik dalam kondisi mayoritas terlebih saat kondisi minoritas. Mayoritas tertindas sementara dalam kondisi minoritas terlibas.

Hal ini pasti menimbulkan tanda tanya yang cukup besar, kenapa kaum muslimin bisa mengalami hal yang semacam ini..???

JAMAโ€™AH YANG KAMI HORMATI

Ada beberapa sebab sebagai jawaban : Kenapa kaum muslimin mengalami kondisi yang amat amat memprihatinkan tersebut..??? jawaban yang berdasar dan bersandar kepada kabar dari Allah Taโ€™ala dan Rasulullah shalallahu โ€˜alaihi wasalam, antaralain :

PERTAMA : TIPISNYA RASA TAQWA

Taqwa disebutkan dalam al-Qurโ€™an merupakan sebab turunnya barakah dan kemuliaan dari Allah Taโ€™ala. sebagaimana firman Allah Taโ€™ala

โ€œ Jikalau Sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi โ€ฆ.โ€ { QS. al Aโ€™raaf : 96 }

Sebaliknya, berarti tidak adanya atau tipisnya taqwa menjadi sebab tidak turunnya keberkahan dan kemuliaan.

Untuk itu solusi mengembalikan kemuliaan Islam dan kaum muslimin adalah dengan memperkuat ketaqwaan kepada-Nya.

KEDUA : TERPEDAYA OLEH DUNIA

Faktor lain yang menyebabkan kondisi terpuruknya kaum muslimin adalah terpedaya dengan dunia dan keniโ€™matan di dalamnya.

ุนู† ุจู† ุนู…ุฑ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ู…ุง ู‚ุงู„, ู‚ุงู„ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… : ุฅูุฐูŽุง ุชูŽุจุงูŽูŠูŽุนู’ุชูู…ู’ ุจูุงุงู„ู’ุนููŠู’ู†ูŽุฉู, ูˆูŽ ุฃูŽุฎูŽุฐู’ุชูู…ู’ ุฃูŽุฐู’ู†ุงูŽุจูŽ ุงู„ู’ุจูŽู‚ูŽุฑู, ูˆูŽ ุฑูŽุถููŠู’ุชูู…ู’ ุจูุง ุงู„ุฒู‘ูŽุฑู’ุนู, ูˆูŽ ุชูŽุฑูŽูƒู’ุชูู…ู ุงู„ู’ุฌูู‡ุงูŽุฏ. ุณูŽู„ู‘ูŽุทูŽ ุงู„ู„ู‡ ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ุฐูู„ุงู‘ู‹, ู„ุงูŽ ูŠูŽู†ู’ุฒูุนูู‡ู ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ุชูŽุฑู’ุฌูุนููˆุง ุฅูู„ูŽู‰ ุฏููŠู’ู†ููƒูู…ู’

Dari Ibnu Umar radhiyallahu anhuma, Rasulullah shalallahu โ€˜alaihi wasalam bersabda : โ€œ Apabila kalian telah jual beli dengan cara โ€˜inah, hanya mengikuti ekor- ekor sapi, rela dengan bercocok tanam, dan meninggalkan jihad. Maka Allah menimpakan kalian kehinaan yang tidak akan diangkat-Nya, hingga kalian kembali kepada agama kalian..โ€ { HR. Abu Dawud 3462, Ahmad II / 42, Abu Yaโ€™la 5633, Abu Naโ€™im I / 313, dishahihkan oleh Syaikh al_Albani dalam Shahiihul Jaamiโ€™ 675 }

Dari Tsauban radhiyallahu โ€˜anhu, Rasulullah shalallahu โ€˜alaihi wasalam bersabda :

ูŠููˆุดููƒู ุงู„ุฃูู…ูŽุงู…ู ุฃูŽู†ู’ ุชูŽุฏูŽุงุนูŽู‰ ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ูƒูŽู…ูŽุง ุชูŽุฏูŽุงุนูŽู‰ ุงู„ุฃูŽูƒูŽู„ูŽุฉู ุฅูู„ูŽู‰ ู‚ูŽุตู’ุนูŽุชูู‡ูŽุง. ูู‚ุงู„ ู‚ุงุฆู„ : ูˆูŽ ู…ูู†ู’ ู‚ูู„ู‘ูŽุฉู ู†ูŽุญู’ู†ู ูŠูŽูˆู’ู…ูŽุฆูุฐู..ุŸุŸุŸ ู‚ุงู„ : ุจูŽู„ู’ ุฃูŽู†ู’ุชูู…ู’ ูŠูŽูˆู’ู…ูŽุฆูุฐู ูƒูŽุซููŠู’ุฑูŒ, ูˆูŽ ู„ูŽูƒูู†ู‘ูŽูƒูู…ู’ ุบูŽุซูŽุงุกูŒ ูƒูŽุบูุซูŽุงุกู ุงู„ุณู‘ูŽูŠู’ู„ู. ูˆูŽ ู„ู’ูŠูŽู†ู’ุฒูŽุนูŽู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‡ู ู…ูู†ู’ ุตูุฏููˆุฑู ุนูŽุฏููˆู‘ููƒูู…ู’ ุงู„ู’ู…ูŽู‡ูŽุงุจูŽุฉูŽ ู…ูู†ู’ูƒูู…ู’, ูˆูŽ ู„ู’ูŠูŽู‚ู’ุฐูููŽู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‡ู ูููŠ ู‚ูู„ููˆุจููƒูู… ุงู„ู’ูˆูŽู‡ู’ู†ูŽ. ููŽู‚ูŽุงู„ ู‚ูŽุงุฆูู„ูŒ : ูŠูŽุง ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽ ู…ูŽุง ุงู„ู’ูˆูŽู‡ู’ู†ู..ุŸุŸุŸ ู‚ุงู„ :ุญูุจู ุงู„ุฏู‘ูู†ู’ูŠูŽุง ูˆูŽ ูƒูŽุฑูŽุงู‡ููŠูŽุฉู ุงู„ู’ู…ูŽูˆู’ุชู

โ€œ Hampir saja para umat {yang kafir dan sesat} mengerumuni kalian dari berbagai penjuru, sebagaimana mereka berkumpul menghadapi makanan dalam satu piring.โ€ Kemudian seorang penanya bertanya : โ€œ Apakah jumlah kami pada waktu itu sedikit..???โ€ Beliau menjawab : โ€œ Bahkah jumlah kalian pada waktu itu banyak, tetapi kalian bagaikan sampah yang dibawa air hujan. Allah akan menghilangkan rasa takut pada hati musuh-musuh kalian dan akan menimpakan pada hati-hati kalian penyakit wahn.โ€ Seorang penanya bertanya : โ€œ Wahai Rasulullah, apakah itu penyakit wahn..???โ€ Beliau menjawab : cinta dunia dan takut mati.โ€ { HR. Abu Dawud no. 4297, Ahmad V / 278, dishahihkan oleh syaikh al_Albani, disebutkan dalam โ€˜Aunul Maโ€™bud }

KETIGA : AKRAB DENGAN RIBA

Riba adalah system perniagaan yahudi yang menghancurkan kehidupan manusia dan mengundang kesengsaraan manusia.

ุนู† ุนุจุฏ ุงู„ุฑุญู…ู† ุจู† ุนุจุฏ ุงู„ู„ู‡ ุงุจู† ู…ุณุนูˆุฏ ุนู† ุฃุจูŠู‡ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ ู‚ุงู„: ุฅุฐูŽุง ุธูŽู‡ูŽุฑูŽ ุงู„ุฒู‘ูู†ูŽุง ูˆูŽ ุงู„ุฑู‘ูุจุงูŽ ูููŠ ู‚ูŽุฑู’ูŠูŽุฉู ุฃูŽุฐูู†ูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุจูู‡ูŽู„ุงูŽูƒูู‡ูŽุง

Dari Abdurrahman bin Abdullah bin Masโ€™ud dari Bapaknya radhiyallahu โ€˜anhu, ia berkata, Rasulullah shalallahu โ€˜alaihi wasalam bersabda : โ€œ Tidaklah perbuatan zina dan riba itu nampak pada suatu kaum, kecuali telah mereka halalkan sendiri siksa Allah atas diri mereka.โ€ { HR. Ahmad I / 393, Abu Dawud 3333, at_Tirmidzi 1206, Ibnu Majah 2277, Abu Yaโ€™la 4960 }

Solusinya adalah kembali kepada Islam dalam berniaga, tidak mengadopsi sistem kuffar yang akan menyebabkan kerusakan menyebar.

KEEMPAT : RUSAKNYA BERUKHUWAH

Faktor lain yang menyebabkan kondisi terpuruknya kaum muslimin adalah banyaknya terjadi permusuhan, pertikaian dan saling menghujat antar kaum muslimin, atau rusaknya ukhuwah.

Dari Tsauban radhiyallahu โ€˜anhu, Rasulullah shalallahu โ€˜alaihi wasalam bersabda : Rabb-ku telah berfirman :

ูŠูŽุง ู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏู. ุฅูู†ู‘ููŠ ุฅูุฐูŽุง ู‚ูŽุถูŽูŠู’ุชู ู‚ูŽุถูŽุงุกู‹ ููŽุฅูู†ู‘ูŽู‡ู ู„ุงูŽ ูŠูุฑูŽุฏู‘ู, ูˆูŽ ุฅูู†ู‘ููŠ ุฃูŽุนู’ุทูŽูŠู’ุชููƒูŽ ู„ูุฃูู…ู‘ูŽุชููƒูŽ ุฃู†ู’ ู„ุงูŽ ุฃูู‡ู’ู„ููƒูŽู‡ูู…ู’ ุจูุณูŽู†ูŽุฉู ุจูุนูŽุงู…ู‘ูŽุฉู, ูˆูŽ ุฃูŽู†ู’ ู„ุงูŽ ุฃูุณูŽู„ู‘ูุทูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูู…ู’ ุนูŽุฏููˆู‘ูŽุง ู…ูู†ู’ ุณููˆูŽู‰ ุฃูŽู†ู’ููุณูู‡ูู…ู’, ููŽูŠูŽุณู’ุชูŽุจููŠู’ุญูŽ ุจูŽูŠู’ุถูŽุชูŽู‡ูู…ู’ ูˆูŽู„ูŽูˆูุฌู’ุชูŽู…ูŽุนูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูู…ู’ ู…ูŽู†ู’ ุจูุฃูŽู‚ู’ุทูŽุงุฑูู‡ูŽุง, ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ูŠูŽูƒููˆู†ู ุจูŽุนู’ุถูู‡ูู…ู’ ูŠูู‡ู’ู„ููƒู ุจูŽุนู’ุถู‹ุง, ูˆูŽ ูŠูŽุณู’ุจููŠ ุจูŽุบู’ุถูู‡ูู…ู’ ุจูŽุนู’ุถู‹ุง.

โ€œ Hai Muhammad, Sesungguhnya bila Aku telah menetapkan sesuatu, maka ketetapan-Ku itu tidak akan berubah lagi. Dan sesungguhnya Aku memberikan kepadamu untuk umatmu : Bahwa aku tidak akan membinasakan mereka dengan paceklik yang berkepanjangan, dan Aku tidak akan menjadikan musuh-musuh menguasainya yang msns musuh-musuh tersebut akan merampas seluruh, sekalipun seluruh manusia yang ada di dunia berkumpul ingin menghadapi mereka {umatmu}, sampai sebagian mereka {kaum muslimin} menghancurkan sebagian yang lain, dan sampai terjadi saling cela dan hina diantara mereka.โ€ { HR. Muslim no.2669, disebutkan oleh syaikh Abdurrahman bin Nashir asโ€™Saโ€™dy dalam kitab al-Qaulu as-Sadid hal.173, Daar al-Qabas }

KELIMA : FITNAH TAโ€™ASHUB

Taโ€™ashub adalah sikap fanatik terhadap seseorang, atau golongan atau kelompok tertentu yang tidak sesuai dengan syariat. Sikap inilah yang bisa menghancurkan kehidupan kaum muslimin. Untuk itulah Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam melarang keras perbuatan taโ€™ashub tersebut :

ู„ูŽูŠู’ุณูŽ ู…ูู†ูŽู‘ุง ู…ูŽู†ู’ ุฏูŽุนูŽุง ุฅูู„ูŽู‰ ุนูŽุตูŽุจููŠูŽู‘ุฉู ูˆูŽู„ูŽูŠู’ุณูŽ ู…ูู†ูŽู‘ุง ู…ูŽู†ู’ ู‚ูŽุงุชูŽู„ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุนูŽุตูŽุจููŠูŽู‘ุฉู ูˆูŽู„ูŽูŠู’ุณูŽ ู…ูู†ูŽู‘ุง ู…ูŽู†ู’ ู…ูŽุงุชูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุนูŽุตูŽุจููŠูŽู‘ุฉู

โ€œ Bukan termasuk golongan kami orang yang mengajak kepada ashabiyah, bukan termasuk golongan kami orang yang berperang karena ashabiyahdan bukan termasuk golongan kami orang yang mati karena ashabiyah.โ€ { HR. Abu Dawud }

Dalam hadits yang lain, beliau bersabda :

ู…ูŽู†ู’ ู‚ูุชูู„ูŽ ุชูŽุญู’ุชูŽ ุฑูŽุงูŠูŽุฉู ุนูู…ูู‘ูŠูŽู‘ุฉู ูŠูŽุฏู’ุนููˆ ุนูŽุตูŽุจููŠูŽู‘ุฉู‹ ุฃูŽูˆู’ ูŠูŽู†ู’ุตูุฑู ุนูŽุตูŽุจููŠูŽู‘ุฉู‹ ููŽู‚ูุชู’ู„ูŽุฉูŒ ุฌูŽุงู‡ูู„ููŠูŽู‘ุฉูŒ

โ€œ Barangsiapa terbunuh karena membela bendera kefanatikan yang menyeru kepada fanatik atau mendukungnya, maka matinya seperti mati jahiliyah.โ€ { HR. Muslim}

Maka solusinya adalah berpegang teguh kepada agama Allah, serta menjadikan Allah dan syariโ€™at Allah sebagai acuan untuk dekat, menjauh, berteman atau membela seseorang atau kelompok.

JAMAโ€™AH YANG KAMI HORMATIโ€ฆ..

Demikianlah beberapa perkara yang bisa menjadikan hancurnya manusia. Mudah-mudahan kita bisa menhindarkannya.

ุฃูŽู‚ููˆู’ู„ู ู‚ูŽูˆู’ู„ููŠ ู‡ูŽุฐูŽุง ูŽูˆูŽุงุณู’ุชูŽุบู’ููุฑู ุงู„ู„ู‡ูŽ ู„ููŠ ูˆูŽู„ูŽูƒูู…ู’ ูˆูŽู„ูุณูŽุงุฆูุฑู ุงู„ู…ูุณู’ู„ูู…ููŠู’ู†ูŽ ุฅูู†ู‘ูŽู‡ู ู‡ููˆูŽ ุงู„ุณูŽู…ููŠู’ุนู ุงู„ุนูŽู„ููŠู’ู…ู

KHUTBAH KEDUA

ุฃูŽุญู’ู…ูŽุฏู ุฑูŽุจู‘ููŠ ูˆูŽุฃูŽุดู’ูƒูุฑูู‡ู ุŒ ูˆูŽุฃูŽุดู’ู‡ูŽุฏู ุฃูŽู†ู’ ู„ูŽุง ุฅูู„ูŽู‡ูŽ ุฅูู„ู‘ูŽุง ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุญู’ุฏูŽู‡ู ู„ูŽุง ุดูŽุฑููŠู’ูƒูŽ ู„ูŽู‡ูุŒ ูˆูŽุฃูŽุดู’ู‡ูŽุฏู ุฃูŽู†ู‘ูŽ ู†ูŽุจููŠู‘ูŽู†ูŽุง ู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏู‹ุง ุนูŽุจู’ุฏูู‡ู ูˆูŽุฑูŽุณููˆู’ู„ูู‡ู. ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุตูŽู„ู‘ู ุนูŽู„ูŽู‰ ู†ูŽุจููŠู‘ูู†ูŽุง ู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏู ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุขู„ูู‡ู ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ุชูŽุจูุนูŽู‡ูู…ู’ ุจูุฅูุญู’ุณูŽุงู†ู ุฅูู„ูŽู‰ ูŠูŽูˆู’ู…ู ุงู„ุฏู‘ููŠู’ู†ู

JAMAโ€™AH YANG KAMI HORMATIโ€ฆ

Pada khutbah yang kedua ini khatib mengajak jamaโ€™ah sekalian untuk memperhatikan perkara-perkara yang bisa menghancurkan kaum muslimin, untuk selannjutnya berdoโ€™a kepada Allah Taโ€™ala agar kita dimampukan untuk menghindarkan diri dari hal-hal di atas.

ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ูˆูŽู…ูŽู„ูŽุงุฆููƒูŽุชูŽู‡ู ูŠูุตูŽู„ู‘ููˆู†ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ู ูŠูŽุง ุฃูŽูŠู‘ูู‡ูŽุง ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุขู…ูŽู†ููˆุง ุตูŽู„ู‘ููˆุง ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูู…ููˆุง ุชูŽุณู’ู„ููŠู…ุงู‹

ุงูŽู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุตูŽู„ู‘ู ุนูŽู„ูŽู‰ ู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏู ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุขู„ู ู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏู ูƒูŽู…ูŽุง ุตูŽู„ู‘ูŽูŠู’ุชูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุฅูุจู’ุฑูŽุงู‡ููŠู’ู…ูŽ ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุขู„ู ุฅูุจู’ุฑูŽุงู‡ููŠู’ู…ูŽุŒ ุฅูู†ู‘ูŽูƒูŽ ุญูŽู…ููŠู’ุฏูŒ ู…ูŽุฌููŠู’ุฏูŒ. ูˆูŽุจูŽุงุฑููƒู’ ุนูŽู„ูŽู‰ ู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏู ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุขู„ู ู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏู ูƒูŽู…ูŽุง ุจูŽุงุฑูŽูƒู’ุชูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุฅูุจู’ุฑูŽุงู‡ููŠู’ู…ูŽ ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุขู„ู ุฅูุจู’ุฑูŽุงู‡ููŠู’ู…ูŽุŒ ุฅูู†ู‘ูŽูƒูŽ ุญูŽู…ููŠู’ุฏูŒ ู…ูŽุฌููŠู’ุฏูŒ

ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุฃูŽุฑูู†ูŽุง ุงู„ู’ุญูŽู‚ู‘ูŽ ุญูŽู‚ุงู‹ ูˆูŽุงุฑู’ุฒูู‚ู’ู†ูŽุง ุงุชู‘ูุจูŽุงุนูŽู‡ู ูˆูŽุฃูŽุฑูู†ูŽุง ุงู„ู’ุจูŽุงุทูู„ูŽ ุจูŽุงุทูู„ุงู‹ ูˆูŽุงุฑู’ุฒูู‚ู’ู†ูŽุง ุงุฌู’ุชูู†ูŽุงุจูŽู‡ู

ุงู„ู„ู‡ูู…ู‘ูŽ ุงุบู’ููุฑู’ ู„ูู„ู’ู…ูุณู’ู„ูู…ููŠู’ู†ูŽ ูˆูŽุงู„ู…ุณู’ู„ูู…ูŽุงุชู ูˆูŽุงู„ู…ุคู’ู…ูู†ููŠู’ู†ูŽ ูˆูŽุงู„ู…ุคู’ู…ูู†ูŽุงุชู ุงู„ุฃูŽุญู’ูŠูŽุงุกู ู…ูู†ู’ู‡ูู…ู’ ูˆูŽุงู„ุฃูŽู…ู’ูˆูŽุงุชู ุฅูู†ู‘ูŽูƒูŽ ุณูŽู…ููŠู’ุนูŒ ู‚ูŽุฑููŠู’ุจูŒ ู…ูุฌููŠู’ุจู ุงู„ุฏู‘ูŽุนู’ูˆูŽุฉู

ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุฅูู†ู‘ููŠ ุฃูŽุณู’ุฃูŽู„ููƒูŽ ุงู„ู’ู‡ูุฏูŽู‰ ูˆูŽ ุงู„ุชู‘ูู‚ูŽู‰ ูˆูŽ ุงู„ู’ุนูŽููŽุงููŽ ูˆูŽ ุงู„ู’ุบูู†ูŽู‰

ุฑูŽุจู‘ูŽู†ูŽุง ุขุชูู†ูŽุง ูููŠ ุงู„ุฏู‘ูู†ู’ูŠูŽุง ุญูŽุณูŽู†ูŽุฉู‹ ูˆูŽูููŠ ุงู„ู’ุขุฎูุฑูŽุฉู ุญูŽุณูŽู†ูŽุฉู‹ ูˆูŽู‚ูู†ูŽุง ุนูŽุฐูŽุงุจูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุฑู

ูˆูŽุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽู‰ ู†ูŽุจููŠู‘ูู†ูŽุง ู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏู ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุขู„ูู‡ู ูˆูŽุตูŽุญู’ุจูู‡ู ูˆ ูŽู…ูŽู†ู’ ุชูŽุจูุนูŽู‡ูู…ู’ ุจูุฅูุญู’ุณูŽุงู†ู ุฅูู„ูŽู‰ ูŠูŽูˆู’ู…ู ุงู„ุฏู‘ูŠู’ู†.
ูˆูŽุขุฎูุฑู ุฏูŽุนู’ูˆูŽุงู†ูŽุง ุฃูŽู†ู ุงู„ู’ุญูŽู…ู’ุฏู ู„ู„ู‡ ุฑูŽุจู‘ู ุงู„ู’ุนูŽุงู„ูŽู…ููŠู’ู†ูŽ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.