Unik !!! Lockdown Pocong 2 Buntel di Kepuh Nguter Sukoharjo

Lockdown Tingkat RT 2 RW 1 dijaga Dua Pocong

Lockdown Pocong – Viral di dunia maya kala wabah corona virus disease 2019 (COVID 19) yang sampai detik ini tidak ada lockdown tingkat nasional seperti di negara maju di dunia. Semenjak sukoharjo ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) Covid 19, Bupati sukoharjo menyerukan kepada warganya untuk melaksanakan isolasi mandiri yang disosialisasikan melaui ketua RT setempat.

Dan pada akhirnya jalan – jalan, mulai dari gang sempit sampai jalan kampung banyak yang ditutup lantaran pencegahan penyebaran virus corona atau akrab dengan sebutan covid 19. Seperti salah satu contoh warga Rt 1 RW 8 Kelurahan Gayam yang memasang bambu dengan pembatas jalan berwarna orange dan kain putih bertuliskan “Sorry Lur Ditutup”. Memang tidak ada intruksi secara khusus baik dari bupati sukoharjo, bahkan gubernur jawa tengah, apalagi Presiden Jokowi untuk memblokir jalan seperti itu.

lockdown pocong sukoharjo
sumber : IG @infocegatansukoharjo

Lockdown Pocong ???

Hanya saja inisiatif warga dengan penuh kesadaran dalam mengantisipasi penyebaran virus corona di lingkungan sekitar mereka. Dari ratusan RT yang mengupayakan lockdown tingkat lokal ini terdapat salah satu RT yang sangat unik dalam melakukan lockdown ini. Yaitu dengan menempatkan pocong jadi-jadian di depan gapura layaknya satpan yang jaga malam. Tidak hanya satu bahkan dua pocong segaligus yang ditugaskan untuk menjaga akses masuk RT 2 RW 1 Kepuh, Nguter, Sukoharjo.

Sosok pocong ‘diutus’ berjaga agar warga ingat akan bahaya virus corona / covid 19. Keberadaan pocong tersebut dimaksudkan untuk mengawasi aktivitas warga dan menjaga akses keluar masuk desa.

Selain itu kedua pocong itu mempunyai misi yang mulia. Yaitu mengingatkan warganya pada kematian yang bisa jadi disebabkan oleh virus corona / covid 19. Jadi dua pocong petugas itu bertujuan bukan untuk menakut-nakuti atau sekedar prank layaknya orang yang kurang kerjaan demi sebuah content untuk menambah subscriber atau like di youtube.

Tetapi tujuan mereka sangatlah mulia yaitu mengingatkan akan kematian. Jangan sampai anak anda menjadi yatim, orang tua anda kehilangan anda padahal anda adalah anak tercintanya, dan juga jangan sampai istri anda menjadi janda karena anda terinfeksi corona, nanti istri anda diambi tetangga. Hehehehe

jangan sampai istri anda menjadi janda karena anda terinfeksi corona, nanti istri anda diambi tetangga

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *