Maulid Nabi, Tapi Nabi dihinakan, Apa yang harus kita lakukan?

www.iqro3.com – 12 Rabi’ul Awal adalah hari Maulid Nabi kita Baginda Rasululloh S.A.W. Namun sangat di sayangkan di hari maulid ini, Nabi kita telah di hina oleh orang kafir laknatulloh alaih.
Ingatkah kalian dengan Charlie Hebdo, majalah mingguan perancis yang dulu kala di dalamnya memuat gambar karikatur untuk menghina Nabi Muhammad s.a.w.
Kali ini Perancis berulah lagi dengan membuat karikatur Nabi Muhammad di Balai Kota Perancis yang dilakukan oleh president Perancis Emmanuel Macron.

Tindakan Emmanuel Macron melakukan hal ini adalah sebagai bentuk penghormatan terhadap Samuel Paty, Samuel Paty adalah seorang guru sejarah yang dulu di penggal kepalanya karena telah menampilkan karikatur Nabi Muhammad kepada murid-muridnya.

Lalu apa sih hukum menghina Nabi Muhammad?
Bagaimana Sikap Kita Sebagai umatnya Nabi Muhammad ketika melihat nabi kita dihina? Padahal kita sangat menjunjung tinggi nama beliau Baginda Rasululloh S.A.W.

Ada sebuah kisah nyata di zaman para sahabat, yaitu tentang Ka’ab bin Asroh seorang tokoh Yahudi yag sering menyakiti Rasululloh, karena sudah sering menyakiti dan menghina rasululloh, suatu ketika di suatu malam Rasululloh berkata kepada para sahabat, “Adakah diantara kalian yang mau membalas sakit hatiku kepada Ka’ab bin Asroh”.

Kemudia berdirilah seorang pemuda yang lihai dalam memanah, Muhammad bin Maslamah namanya, yang pernah suatu ketika dia di perintahkan mengejar perampok seorang diri, karena keahliannya dalam memanah, sampai-sampai para perampok mengira yg mengejar adalah satu pasukan, karena saking lihainya dalam memanah, dan Muhammad bin Maslamah mampu menangkap mereka, itulah ketangkasan Muhammad bin Maslamah.

Muhammad bin Maslamah berkata “Saya ya rasululloh, apakah saya harus membunuh dia ya rasululloh”, Rasul Menjawab “benar, karena dia telah menyakitiku” maka Muahammad bin Maslamah pun meminta kepada rasul agar ada dua orang untuk menemaninya, kemudian berkata: “ya rasululloh, aku meminta izin untuk menghinamu di depan Ka’ab bin Asroh untuk membuat dia tertarik kepadaku” akhhirnya rasul pun membolehkannya

Muhammad bin Maslamah menya’irkan sebuah syair untuk menghina rasululloh di dekat kediaman ka’ab bin Asroh, karena Muhammad adalah teman akrabnya Ka’ab bin Asroh ketika masih jahiliyah (belum masuk Islam) dan akhirnya mereka saling membalas syair dengan Ka’ab bin Asyroh, kemudian ka’ab bin Asroh tertarik kepada Muhammad bin Maslamah dan dibawalah dia ke istananya ka’ab, setelah ada di istananya, Muhammad bin Maslamah Mengatur siasat agar lampu istana mati, tpi ketika lampu sudah mati dan hendak menyabetkan pedangnya, dia gagal karena tangkasnya ka’ab bin Asroh, kemudian mereka saling berteriak, pembunuh!!!,  akan tetapi karena lampunya mati, Muhammad bin Maslamah tidak ketahuan, lalu Muhammad bin Maslamah melakukan aksi selanjutnya yaitu untuk memuji ka’ab karena Muhammad bin Maslamah tau kelemahan dia adalah di puji, suatu ketika Muhammad bin maslamah mendatangi Ka’ab bin Asroh untuk mengajaknya berbincang-bincang di bawa sina rembulan seperti dahulu ketika masih jahiliyah, Ka’ab bin Asroh pun meng iyakan ajakannya, ketika berbincang-bincang, muhammad bin maslamah mulai memuji-muji Ka’ab, ya ka’ab, aku tidak tau, rembulan malam ini yang paling tampan atau wajahmu yg paling tampan, ya ka’ab, aku tidak pernah mencium bau harum seperti yang ada di tubuhmu, apalagi yang ada di kepalamu, bolehkah aku mencium keplamu?, iya ya muhammad, silahkan, ketika muhammad bin maslamh sudah ada di posisi yang paling mudah untuk membunuh, akan tetapi muhammad bin maslamah mengurungkan niatnya karena dia ingat ka’ab adalah orang yang tangkas. Muhammad akhirnya membawa ka’ab ke tempat yang sudah di tunggu oleh 2 orang temannya, pada saat itulah muhammad memuji lagi, ya ka’ab, bolehkah saya mencium bau harum yang ada dikepalamu, pada saat itulah akhirnya berhasil di bunuh oleh muhammad dan 2 orang temannya, dan kepalanya di penggal kemudian di bawa ke rasululloh, kemudian rasululloh bertakbir, dan mendoakan Muhammad bin maslamah, semoga cahaya selalu menyinari wajahmu, kemudian ada 1 teman yang tidak sengaja kena sabet pedang, di sembuhkan oleh rasul seketika.

Ada juga kisah ummul walad (budak yg melahirkan anak dari tuannya) di bunuh oleh tuannya karena dia setiap malam menghina rasululloh, padahal sudah di ingatkan berkali-kali, kemudian rasululloh mendengar berita ini lalu mengumpulkan para sahabat, dan menanyakan siapakah di antara kalian yang tau kenapa budak tersebut di bunuh, kemudian berdirilah seorang laki-laki tua berdiri dan dia menjelaskan bahwa budak tersebut adalah budak yang sangt dia cintai, tidak ada wanita yang lebih dia sayangi, kecuali wanita tersebut, akan tetapi ketika dia menghina engkau di setiap malam, dan sudah saya ingatkan, akan tetapi masih mengulanginya, sehingga saya tidak tahan lagi mendegar dirimu di hina, maka saya bunuh budak tersebut karena cintaku padamu lebih besar daripada cintaku padanya.

Rasul Seketika berkata, wahai sahabatku, saksikanlah, bahwa DARAH WANITA INI HALAL UNTUK DI TUMPAHKAN.   https://alhadist.com/

Fatwa Ulama Bahwa karikatur adalah termsuk menghina Nabi

Dalam Kitab Assyifa fil haqqil mustofa di katakan Ketahuilah bahwa semua bentuk penghinaan terhadap nabi muhammad, demikian juga yang mengatakan bahwa nabi mempunyai kekurangan, nasab nabi bermasalah, agama nabi bermasalah, akhlak nabi juga bermasalah, nabi mempunyai aib dsb, maka hukumnya semua itu sama, yaitu di eksekusi. www.iqro3.com

Demikian kami sampaikan juga coretan ustadz-ustadz kita

Ustadz Oemar mita dalam Instagramnya @emar_mita mengatakan – Memproklamirkan penghinaan kepada Rasul itu tak akan berbuah manis kecuali hanyalah penyesalan panjang, karena rasul berada pada jaminan Allah baik hidup dan wafatnya.

Ketika manusia mencela Rasul maka selayak dia meludahi matahari, yang ludahnya tak akan sampai kecuali kepada wajahnya dia sendiri.

Ketika kisra raja Persia pernah merobek surat Rasululloh maka Allah pun Menyobek-nyobek kerajaan lalu hilang dalam peta dalam waktu tak lama dan dia pun dibunuh oleh anaknya.

Bahkan Imam Nawawi pun mendokumentasikan orang yang pernah menghina hadits nabi tentang mencuci tangan maka ia pun di buat busuk tangannya sebelum meninggal oleh Allah.

Bahwa seekor anjing pun akan bergerak membela kehormatan nabi sebagaimana dikisahkan syaikh jamaluddin ibrahim bahwa ada seekor anjing yang menerkam seseorang yang mencela nabi hingga peristiwa itu menjadi sebab masuk islamnya 40 ribu orang

Rasul itu manusia terbaik di sisi Allah, dan Allah adalah sebaik-baik pelindung kepada yang ia cintai dan ridhoi.

 

Wahai saudaraku seiman, lalu apa yang bisa lakukan sekarang ketika kita melihat/mengetahui bahwa nabi kita telah di hina?

Salah satu yang bisa kita lakukan saat ini adalah kita bantu share informasi ini sebanyak-banyaknya agar umat islam di Seluruh dunia tau, terkhusus umat Islam di Indonesia.

Salah dua yang bisa kita lakukan saat ini adalah kita bantu untuk boikot produk perancis, kita sebarkan produk apa saja yang harus kita boikot. Maris saudaraku se iman, ini adalah bentuk Cinta Kita Kepada Baginda Rasululloh S.A.W

 

Jika ibumu direndahkan, kehormatannya dijatuhkan, apakah kalian bersedia membelanjakan harta kalian di toko milik orang-orang yang menghinakan ibumu? Apakah kalian bersedia mengeluarkan uang untuk membeli produk-produk mereka?

Jika ibumu dihinakan, dibuat gambar untuk menertawakannya, dipajang di tempat-tempat mereka, di rumah-rumah maupun toko-toko mereka, maka apakah kalian akan kuat hati untuk membelanjakan uang kalian? Mengeluarkan harta kalian, membeli produk-produk mereka? Berbelanja di toko-toko mereka, di warung-warung mereka, dengan alasan lapang dada berbesar hati?

Tidak. Orang yang sehat akalnya tidak akan melakukan yang demikian.

Tidak. Orang yang sehat imannya tidak akan melakukan yang demikian.

Tidak. Orang yang sehat jiwanya tidak akan melakukan yang demikian.

Ini baru ibu kita. Orangtua kita. Apalagi kalau yang direndahkan kehormatannya adalah manusia yang wajib kita cintai melebihi ibu kita, yakni RasuliLlah Muhammad shallaLlahu ‘alaihi wa sallam. Maka lebih kuat lagi alasannya, lebih mendasar lagi alasannya, untuk menahan diri, berhenti membeli produk-produk mereka. www.iqro3.com

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *