Nahwu & Shorof (Materi 5)

Materi Sorof/الصَرْفُ

Bab Wazan/ُاَلْوَزْن : timbangan/pembanding

Dalam ilmu shorof terdapat istilah penting yg di sebut wazan, wazan/ُالْوَزْن adalah acuan pedoman dalam perubahan bentuk kalimat, contoh:

Perhatikan 2 wazan/الوَزْنُ :timbangan berikut:

1. Wazan Kata فَعَلَ berubah bentuknya menjadi يَفْعُلُ
2. Wazan Kata قَامَ berubah bentuknya menjadi يَقُوْمُ

jika mengacu pada 2 wazan d atas, ketika ada sebuah kalimat كَتَبَ ingin diubah, bentuknya harus mengikuti wazan nomor 1. كَتَبَ berubah menjadi يَكْتُبُ
Dan ketika sebuah kalimat طَافَ ingin di ubah, bentuknya harus mengikuti wazan nomor 2. طَافَ berubah menjadi يَطُوْفُ.
Alasan Perubahan bentuk wazan 1 َفَعَل dan َكَتَب di serupakan, karena keduanya sama sama tersusun dari 3 huruf hijaiah yg normal (huruf yg tidak normal: ي ، و ، ا ).
Sedangkan َwazan 2 طَاف dan قام perubahan bentuknya d serupakan , karena keduanya sama sama memiliki huruf tak normal pada tengah katanya yaitu alif ( ا ) pada susunan hurufnya

*Penjelasan d atas hanyalah beberapa contoh agar peserta mengetahui gambaran dari wazan, penjelasan rincinya akan kami jelaskan pada materi selanjutnya

Dan masih banyak jenis jenis wazan wazan lainya yg akan kami jelaskan pada materi materi selanjutnya

______

Percakapan 5

لَوْ سَمَحْتَ, اَسْتَعِيْرُ الْمِرْسَمَ القَدِيْمَ لَحْظَةً
Kalau engkau berkenan, aku pinjam pensil lamamu sebentar
نَعَمْ، تَفَضَلْ.، لَكِنْ لَا تَتَأَخَّرْ بِاِسْتِعْمالهِ لِاَنِّيْ مُحْتَاجٌ اَيْضًا
Baik, silahkan, akan tetapi jangan lama menggunakannya, karena aku punya keperluan juga
اِنتَظِرْ لَحْظَةً، سَاَبْحَثُهُ فِيْ الْحَقِيْبَةِ اَوَّلًا
Tunggulah sebentar, aku akan mencarinya di tas dulu
طَيْبٌ. اَنَا مُنْتَظِرٌ شُكْرًا
Baik, saya tunggu, terimakasih
سَقَطَ اَلطَّبَاشِيْرُ مِنَ الْدُرْجِ اِلَى طَابِقِ الْفَصْلِ
Telah jatuh spidol dari laci ke lantai kelas
وَبَعْدُ الْطَالِبُ يَأْخُذُهَا ثُمَّ يَضَعُهَا اِلَى الْمَكَانِ الْحَقِيْقِ
Dan setelah itu siswa mengambilnya, kemudian meletakkannya ke tempat yg seharusnya
__________

Pola 5 & kelipatannya

Sastra Bahasa Arab adalah ilmu alat yg memiliki keunikan. Yaitu setiap materi akan selalu berhubungan satu dengan yg lainnya. materi materi awal akan berhubungan dan terikat dengan materi tengah dan juga akhir. Maka jika salah satu di antara materi awal, tengah, dan akhir terlupa/tidak di pahami, maka materi yang lainnya juga akan sulit di pahami. Dan tidak sedikit orang yg sudah bertahun tahun mempelajari bahasa arab, namun merasa sastra bahasa arab sangat sulit dan tidak sedikit juga yg gagal lalu menyerah mempelajarinya dikarenakan lupa dengan salah satunya sehingga tidak memahami keseluruhannya. Oleh karena itu sebagai mana yg di lakukan ulama ulama salaf terdahulu. kita akan bersama sama merojaah/mengulang pola 5 materi sebelumnya dan kelipatannya agar materi materi tersebut tersimpan di memory/ingatan jangka panjang kita. Sebagaimana hikmah para ulama salaf terdahulu
كان الماهرون مراجعين
“Para ahli/mahir terlahir dari org org yg selalu mengulang pelajarannya”

Merojaah/mengulang

Silahkan perhatikan kembali meteri meteri berikut untuk kembali mengulang 5 materi sebelumnya agar tersimpan di ingatan jangka panjang. Yaitu materi 1,2,3,4

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *