Sejarah Lengkap Nabi Ishaq Alaihissalam

Sejarah Lengkap Nabi Ishaq Alaihissalam

Sejarah Lengkap Nabi Ishaq Alaihissalam- Sebenarnya sama seperti sejarah lengkap nabi Ismail Alaihissalam bahwa kisah ini dimulai dari awal mula kisah Nabi Ibrahim Alaihissalam. Kalau netizen belum membacanya silahkan buat pendahuluan dulu bisa membacanya

Baca : Kisah Nabi Ibrahim Alaihissalam

Awal Mula Kabar Kelahiran Nabi Ishaq Alaihissalam

Umat bersepakat, lahirnya Nabi Ishaq ‘Alaihissalaam adalah setelah terjadi peristiwa penyembelihan Ismail ‘Alaihissalaam. Khabar gembira ini Allah sampaikan kepada Nabi Ibrahim ‘Alaihissalaam ketika beliau bersama Sarah, istrinya, sedang menuju daerah Madaa’in untuk memberitahukan penduduk Madaa’in mengenai kekufuran dan kemaksiatan mereka. Allah Ta’ala menyampaikannya melalui tiga malaikat yang menyamar menjadi manusia-manusia tampan guna mengemban tugas membinasakan kaum Nabi Luuth ‘Alaihissalaam yang amat durhaka dan keji. Kisah selengkapnya mengenai kaum Nabi Luuth akan kami paparkan secara tersendiri. Insya Allah.

Allah Ta’ala berfirman : Dan sesungguhnya utusan-utusan Kami (malaikat-malaikat) telah datang kepada Ibrahim dengan membawa kabar gembira, mereka mengucapkan: “Salaaman” (Selamat). Ibrahim menjawab: “Salaamun” (Selamatlah), maka tidak lama kemudian Ibrahim menyuguhkan daging anak sapi yang dipanggang.

Maka tatkala dilihatnya tangan mereka tidak menjamahnya, Ibrahim memandang aneh perbuatan mereka, dan merasa takut kepada mereka. Malaikat itu berkata, “Jangan kamu takut, sesungguhnya kami adalah (malaikat-malaikat) yang diutus kepada kaum Luuth.” Dan istrinya berdiri (di balik tirai) lalu dia tersenyum.

Maka Kami sampaikan kepadanya berita gembira tentang (kelahiran) Nabi Ishaq dan dari Nabi Ishaq (akan lahir putranya) Ya’quub. Istrinya berkata, “Sungguh mengherankan, apakah aku akan melahirkan anak padahal aku adalah seorang perempuan tua, dan ini suamiku pun dalam keadaan yang sudah tua pula? Sesungguhnya ini benar-benar suatu yang sangat aneh. Para malaikat itu berkata, “Apakah kamu merasa heran tentang ketetapan Allah? (Itu adalah) rahmat Allah dan keberkahanNya, dicurahkan atas kamu, hai ahlulbait! Sesungguhnya Allah Maha Terpuji lagi Maha Pemurah.” [QS Huud : 69-73]

Keterangan serupa juga bisa dibaca pada Surat Al-Hijr ayat 51-56,  Ash-Shaaffaat : 112-113 dan surat Adz-Dzaariyaat ayat 24-30.

Para malaikat tersebut adalah Malaikat Jibril, Mika’il dan Israfil ‘Alaihimussalaam, mereka dijamu oleh Nabi Ibrahim. Beliau memperlakukan mereka sebagai layaknya tamu biasa walaupun beliau tidak mengenal mereka, ia membuatkan sapi muda panggang untuk mereka yang diambil dari sapi muda terbaik, ini adalah salah satu bentuk tatacara memuliakan tamu walau kita tidak mengenal mereka sebelumnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *